Green house atau
rumah hijau sangat penting sekali dalam menunjang produktivitas pertanian
karena pada green house terdapat kondisi lingkungan yang terkendali mulai dari
sinar matahari / cahaya, kelembapan, suhu dan jumlah pengairan. Dengan faktor
lingkungan yang terkendali diharapkan hasil panen tanaman akan meningkat. Bila
jaman dahulu kala orang membuat green house dengan cara membuat rumah kaca
namun karena mahalnya bahan dan alat yang digunakan maka sekarang ini orang
lebih memilih menggunakan plastik untuk membuatnya.
Kampung Ponic
Friday, April 1, 2016
Tehnik Hidroponic
Terbatasnya lahan produktif saat ini tidak lagi menjadi kendala dalam mengusahakan pertanian indoor maupun outdoor. Meskipun sistem hidroponikbukan teknologi baru lagi bagi kita, namun justru kini telah menjadi trend tatkala media tanah yang produktif semakin berkurang. Selain tidak memakan tempat yang luas, juga ditengarai sistem ini mudah perawatannya serta lebih menguntungkan.
Bertanam dengan sistem hidroponik, dalam dunia pertanian bukan merupakan hal yang baru. Namun demikian hingga kini masih banyak masyarakat yang belum tahu dengan jelas bagaimana cara melakukan dan apa keuntungannya. Untuk itu dalam tulisan ini akan dipaparkan secara ringkas dan praktis bertanam dengan cara hidroponik.
Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam secara hidroponik diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.
Subscribe to:
Posts (Atom)
